Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran Lahan Di Desa Hilir Mesjid Kabupaten Barito Kuala

(Studi Pembentukan Barisan Pemadam Kebakaran Swadaya Masyarakat Di Kota Banjarmasin)

Authors

  • Ifrani Ifrani Universitas Lambung Mangkurat
  • Fathul Achmadi Abby Universitas Lambung Mangkurat

Abstract

ABSTRACT

During the last few years, the high number of forest and land fires in the dry season requires preparedness and faster action, especially in areas close to the village communities. So that with the participation and empowerment of rural communities through training and mentoring, the formation of the Self-Subsistent Fire Fighter Community is believed to reduce the number of land fires significantly. The villagers of Hilir Mesjid are a community that is emotionally attached to one another with a sense of kinship that is still close as a characteristic of the Traditional Community. So that the willingness of the community to participate in overcoming land fires in the vicinity is still high. However, the absence of infrastructure and knowledge of technology for preventing and overcoming forest and land fires has made the potential of the Self-Subsistent Fire Fighter Community for the Hilir Mesjid Village not empowered optimally.This community service proposal is one of the efforts to maximize the potential of the Self-Subsistent Fire Fighter Community through integration with the "BEKANTAN" application from the South Kalimantan Police in its participation in preventing and overcoming land fires in South Kalimantan Province. 

Keynote: Disaster; Fire Fighter; Forest and Land.

 

 

 

ABSTRAK

Banyaknya kebakaran hutan dan lahan dimusim kering selama beberapa tahun terakhir ini, menuntut adanya kesiapsiagaan dan penangan yang lebih cepat, terlebih daerah hutan dan lahan seringkali terletak di wilayah dekat pemukiman masyarakat Desa. Sehingga dengan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat desa melalui pelatihan dan pendampingan pembentukan Barisan Pemadam Kebakaran Swadaya Masyarakat Desa diyakini akan mampu menurunkan angka luas kebakaran lahan secara signifikan. Masyarakat Desa Hilir Mesjid merupakan masyarakat memiliki ikat secara emosional satu sama lain dengan rasa kekeluargaan yang masih erat sebagai ciri khas Masyarakat Desa. Sehingga kemauan masyarakat dalam berpartisipasi guna penanggulangan kebakaran lahan di sekitarnya pun masih tinggi. Namun, ketiadaan sarana prasarana dan pengetahuan mengenai teknologi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, menjadikan potensi BPK masyarakat Desa Hilir Mesjid tidak diberdayakan secara optimal. Sehingga usulan pengabdian ini menjadi salah satu upaya untuk memaksimalkan potensi BPK swadaya masyarakat desa melalui pengintegrasian dengan Aplikasi “BEKANTAN” Polda Kalsel dalam peran sertanya untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Kata Kunci: Bencana; Barisan Pemadam Kebakaran; Hutan dan Lahan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andi Eko Prasetyo dan Ari Sugiharto. (2017), “Rancang Bangun Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Sebagai Sumber Listrik Tenaga Terbarukan Dengan Pemanfaatan Aliran Air Pompa Air Rumah Tangga”, Penelitian Tesis, Universitas Teknologi Yogyakarta.

Bernard Arief Sidharta. (1999). Refleksi Tentang Struktur Ilmu Hukum. Bandung: Mandar Maju, hlm. 199

Data BPS Hulu Sungai Utara 2017 dalam Hulu Sungai Dalam Angka diakses melalui website http://www.hulusungaiutarakab.go.id/

David M. Fetterman. (1998). Ethnography Step by Step, London, Sage Publishing, hlm. 19.

Dharma Setyawan Salam. (T.T.). Otonomi Daerah Dalam Persepektif Lingkungan, Nilai dan Sumber daya, Jakarta: Djembatan, hlm. 75 dan 109.

Ellydar Chaidir. (2007). Negara Hukum, Demokrasi dan Konstalasi Ketatanegaraan Indonesia, Yogyakarta: Kreasi Total Media, hlm. 30-31.

Fatkhul Muin. (2014). Otonomi Daerah Dalam Perspektif Pembagia n Urusan Pemerintah-Pemerintah Daerah dan Keuangan Daerah, Fiat Justisia Vol.8 No.1, Januari-Maret 2014, hlm. 72-73.

Heinz Weihrich and Haroid Koontz. (1993). Management A. Global Perspective Tent Edition (New York: McGraw-Hill, Inc., hlm. 123

Irawan Suntoro dan Hasan Hariri. (2015). Kebijakan Publik. Bandar Lampung: Graha Ilmu, hlm. 3

Josep Riwu Kaho. (2004). Prospek Otonomi Daerah di Negara Republik Indonesia (Identifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi penyelenggaraannya), Jakarta: Raja Grafindo Persada, hlm. 46.

Josep Riwu Kaho. (2004). Prospek Otonomi Daerah di Negara Republik Indonesia (Identifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi penyelenggaraannya), Jakarta: Raja Grafindo Persada, hlm. 46.

Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2016:88

Miftah Thoha. (2006). Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, hlm.56

Mochtar Kusumaatmadja, Law and Development: the need for reform of legal education in developing countries, hlm. 7-11.

Mochtar Kusumaatmadja. (2002). Konsep-Konsep Hukum dalam Pembangunan. Bandung: PT. Alumni, hlm. 22-23.

Mukti Fajar ND dan Yulianto Achmad. (2013). Dualisme Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris, Yogyakarta: Pustaka pelajar, hlm. 153.

Noeng Muhadjir. (2000). Ilmu pendidikan dan Perubahan Sosial. Teori Pendidikan Pelaku Sosial Kreatif. Yogyakarta: Raka Sarasin, hlm. 15

Purwanto. (2017). Pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebuah pilihan: belajar dari konsep mekar sari, subang, LIPI Press, Jakarta. hlm. 3-4

SF Marbun. (2002). Dimensi-dimensi Pemikiran Hukum Administrasi Negara. Yogyakarta: UII Press, hlm. 13.

Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji. (2003). Penelitian Hukum Normatif. Jakarta: PT RajaGarafindo Persada, hlm. 13.

Suharizal. (2012). Demokrasi Pemilukada Dalam Sisitem Ketatanegaraan RI, Bandung: UNPAD Press, hlm.54-55.

Sumber data diambil dari Direktorat Jendral Pembangunan Daerah Tertinggal diakses pada http://ditjenpdt.kemendesa.go.id/potensi/province/12-provinsi-kalimantan-selatan

Sunaryati Hartono. (1994). Penelitian Hukum Di Indonesia Pada Akhir Abad Ke-20, Bandung: Alumni, hlm. 101.

Widjaja, Haw, (2004). Otonomi Desa Merupakan Otonom Yang Asli, Bulat Dan Utuh: Raja Grafindo Persada, Jakarta. Hlm. 166

Winarno Surakhmad. (1978). Dasar dan Teknik Research, Bandung: Tarsito, hlm. 13.

Downloads

Published

2022-05-25

How to Cite

Ifrani, I., & Abby, F. A. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran Lahan Di Desa Hilir Mesjid Kabupaten Barito Kuala: (Studi Pembentukan Barisan Pemadam Kebakaran Swadaya Masyarakat Di Kota Banjarmasin). Jurnal Pengabdian Sumber Daya Manusia, 2(1), 22–32. Retrieved from https://jpsdm.bdproject.id/index.php/jpsdm/article/view/15

Most read articles by the same author(s)